Buku Kain untuk Belajar si Kecil


Keingintahuan anak terhadap segala sesuatu di luar dirinya sangat besar. Oleh karena itu mainan harus bersifat aman bagi si anak. Ini mengilhami Yulina dalam berinovasi membuat buku kain ular.

Setiap anak suka bermain, seperti halnya bekerja bagi orang dewasa, bermain adalah pekerjaan bagi anak. Melalui bermain, anak belajar tentang dunia dan sekelilingnya. Ia memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan dan mengembangkan keterampilan, nilai, sikap, toleransi serta pemahaman.
Namun tidak mudah untuk memberikan mainan yang sesuai dengan usia anak. Usia menunjukkan tahap perkembangan, baik fisik maupun mental. Mainan yang terlalu sulit membuat anak frustrasi. Sebaliknya jika terlalu mudah, mainan tidak lagi menarik bagi si kecil.
Begitu juga dengan faktor keamanan mainan itu sendiri. Bagi orang tua, memberikan mainan yang aman bagi anak merupakan tindakan bijak. Dan suatu tindakan ceroboh apabila membeli mainan dengan kualitas yang tidak dapat dipertangungjawabkan sehingga merugikan orang tua dan anak tentunya.

Berdasarkan faktor itulah memicu Yulina Setianingsih untuk membuat mainan khusus bagi anaknya. “Ketika anak saya berumur di bawah satu tahun, saya merasakan kesulitan untuk mendapatkan mainan yang aman. Ada mainan dari kayu, namun itu terlalu berat untuk seusianya. Belum lagi bentuknya, takut atau bisa melukai anak nantinya,” katanya mengawali.
Dimotori dengan keinginannya untuk memberikan keamanan bagi anak ketika bermain, ia pun memutuskan untuk menggunakan kain flannel sebagai bahan dasar kerajinannya. Perempuan berkeinginan untuk “Be a good mom and Bussiness woman” ini menambahkan, kain flannel sifatnya color full dan bertekstur lembut sehingga mampu menarik minat anak.
Dengan sejuta ide dan kepiawaiannya berkreasi, anak kedua dari tiga bersaudara ini pun membuat buku khusus bagi anak usia satu hingga tiga tahun. Buku yang terbuat dari kain flannel tersebut, memiliki fungsi ganda. Selain sebagai mainan, dapat juga menjadi media pembelajaran bagi anak dengan pengenalan dasar, seperti warna, huruf, angka, bentuk bahkan aneka burung dan serangga.

Semula mainan yang dibuat hanya untuk kebutuhan pribadi, kini sudah berjalan selama satu tahun di bawah label Malvakayla, yang diambil dari nama anak pertamanya- Malva Kayla Tsabita. Berlatar belakang pendidikan yang diperolehnya di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Jakarta jurusan Teknologi Pendidikan, yang umumnya dituntut untuk membuat media pendidikan memudahkannya untuk menjalankan usaha handmade (kerajinan tangan) tersebut.
Jika pada umumnya buku-buku yang ada sekarang ini merupakan lipatan depan belakang, tetapi Yulina membuat keunikan tersendiri dengan ukuran memanjang. Buku yang biasa disebut ‘buku ular’ ini berukuran 15 x 65 cm dengan kondisi terbuka (tertutup 15 x 16 cm-red). Buku ular memiliki delapan macam kreasi yang disatukan menjadi judul buku. Buku yang pertama berjudul Aneka Serangga, kemudian bertambah Aneka Burung, dan Colors Dwi Bahasa.

Lalu mengapa ukurannya panjang? “Coba deh perhatikan. Anak kecil biasanya ketika disodorkan buku, maka ia tertarik untuk melihat sisi belakangnya dan bergegas untuk mengetahui secara keseluruhan buku itu,” ungkap ibu yang tengah menanti kelahiran anak ketiganya. Trik yang dilakukan itu untuk memberikan kemudahan bagi orang tua agar tidak berlama-lama untuk memberi informasi dan pengetahuan dikarenakan besarnya faktor keingintahuan anak.
Bagi Yulina, mainan anak yang terbuat dari kain flannel khususnya berbentuk buku masih jarang, dan sedikit sulit mendapatkannya. Hal ini justru membawa kelebihan tersendiri. “Buku ular ini bisa dicuci. Anak kan biasanya senang banget menggigit mainannya, sehingga akan cepat kotor. Atau bahkan, secara tidak sengaja meninggalkan noda dengan menumpahkan air atau makanannya,” ungkapnya yang secara serius memperhatikan kebiasaan anak kecil.


Yulina memulai usaha dengan modal Rp. 1.500.000,- yang dipergunakan untuk membeli satu mesin jahit, kain flannel, memperbaiki computer, serta pernak-pernik lainnya. Usaha yang semula memanfaatkan jasa internet dalam pemasaran produk, kini mampu menjual sekitar 40 buku per bulannya. “Biasanya pesanan datang dari luar kota, seperti Kalimantan dan Riau. Jadi mereka tidak bersentuhan atau pun datang langsung,” kata isteri Ade Subagio ini.

Diakuinya, kendala utama dalam menjalankan usaha handmade ini adalah soal waktu. Dalam pengerjaannya, dibutuhkan waktu yang tak sedikit. Butuh perhatian-perhatian ekstra dari proses awal sampai akhir. “Saya pun masih mengecek finishing-nya. Ini untuk menjaga mutu produk sehingga tetap aman bagi anak. Jangan sampai detail aksesoris lepas, seperti mata yang bisa saja ditelan si anak,” tegas mantan reporter Merdeka dan redaktur berita Jakarta dot com.

Namun tak dipungkiri pula, tingkat persaingan di bisnis serupa amat sedikit. Sehingga prospek kelancarannya dapat dipastikan dengan mudah. Dengan menjual buku ular seharga Rp 47.500,- tak menjadi persoalan. Padahal, modal untuk satu buku ular hanya dibutuhkan setengah dari harga penjualan. “Dari modal memang tidak terlalu besar untuk setiap jenisnya. Yang menjadi pertimbangan adalah proses pengerjaan yang memakan waktu sehingga tidak bisa memberikan target produksi,” imbuhnya.
Dengan meraup keuntungan kotor sekitar Rp 5 juta sampai 10 juta ini telah memproduksi hamper 70 produk mainan anak dari kain flannel. Tak hanya buku kain, usaha yang terletak di bilangan Kramat Jati ini pun membuat playboard, dadu, tempat tissue, koin dan sebagainya. “Di sini juga menyediakan souvenir khusus acara ulang tahun secara spesial bagi pemesan. Souvenir dibuat atas permintaan yang bersangkutan,”Yulina mengakhiri.

Ada beberapa link yang bagus untuk dilihat-lihat

http://www.malvakayla.com
http://www.mystore.hanarafi.com
http://www.kutukutubuku.com

Bisnis Internet Gratis – Web Reseller

Belakangan ini semakin banyak bermunculan di tiap situs, blog bahkan iklan promo yang berisi situs yang menjual e-book atau software internet marketing tertentu. Hampir semuanya menawarkan hal yang menjadi salah satu kebutuhan dasar tiap manusia yaitu MENJADI KAYA DENGAN CEPAT.

Mungkin pembaca ada yang pernah membaca situs-situs tersebut atau bahkan sempat terbersit untuk membeli e-book atau software dewa tersebut ? hayoo ngaku aja…

Pada dasarnya ada dua hal yang dijual oleh situs-situs seperti ini, yaitu :

1. Informasi. Ya ! sebenarnya yang dijual utama adalah Informasi. Berjuta-juta orang bermimpi atau berkeinginan untuk menjadi kaya. Maka dibuat dan dijuallah e-book yang menunjukkan jalan untuk menjadi kaya dengan cepat TANPA bekerja keras. Stop !! jangan ber-negative thinking dulu. Alasannya akan kita bahas di alinea selanjutnya.

2. Web Reseller. Ya, untuk menjual e-book rahasia menjadi kaya atau apalah..kita butuh sarana yaitu sebuah website. Biasanya saat kita membeli e-book tsb, kita akan otomatis mendapatkan sebuah web reseller. Nah tugas kita selanjutnya adalah mempromosikan web tersebut agar banyak orang membeli ebook yang kita jual

Sambungan dari di atas, Mengapa jangan ber-negative thinking ?? karena bisnis ini sebenarnya sangat logis dan memang punya potensi untuk mendatangkan income yang besar bagi kita. Logikanya apa bedanya kita jualan e-book rahasia menjadi kaya dengan buku Marketing Revolution karya Tung Desem Waringin ? ya sama bae…sama-sama jualan informasi ya kan..?

Banyak juga orang yang tertarik membeli e-book kemudian menyesal telah membelinya karena setelah 1,2,3 bulan kemudian tidak ada perubahan nasib rejekinya. Kemudian yang disalahkan e-book dan si pembuat web reseller karena tidak berhasil membuat menjadi kaya..hehehe..konyol ya

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan kalau kita mau berusaha di bisnis internet seperti ini, yaitu :

1. Harus kerja keras juga. Ya!! bisnis di internet bukan berarti kita bisa ber-leha-leha santai tanpa melakukan apapun. Kita juga harus mendisiplinkan diri untuk meluangkan waktu 1-2 jam minimal sehari untuk terus mempromosikan website dan memfollow up calon pelanggan. Tapi karena kita berkerja di internet, banyak cara juga untuk bekerja lebih pintar alias work smarter agar kita ga terlalu capek..kapan-kapan dibahas disini

2. Butuh modal juga. Memang modal yang dibutuhkan relatif, tergantung seberapa budget atau niat yang kita punya. Modal yang dikeluarkan biasanya untuk beriklan atau membeli hosting dan domain.

Bagi yang mau coba-coba bisnis seperti ini dan tidak mau mengeluarkan modal alias gratisan, ada beberapa website yang menawarkan kerjasama sebagai web reseller dengan gratis namun komisinya cukup lumayan untuk nambah-nambah isi dompet :p

1. Bagaimana membuat blog wordpress anda menjadi sumber penghasilan keluarga. . Anda akan mendapat fee 15ribu untuk tiap orang yang membeli ebook dan web reseller dari link anda

2. Mendapat komisi 10% dari jasa pembuatan website on-line . Anda akan mendapatkan komisi dari tiap orang yang membuat/membeli website dari situs ini.

3. E-book Rahasia Menjadi Kaya dengan Cepat. Tidak gratis sih..tapi bagi hasilnya lumayan untuk nambahin cicilan Avanza dirumah :p

4. nanti ditambah lagi…masih ditelusuri hehe :p

So..Jangan hanya jadi penonton, jadilah pemain

Salam,

Indra Harjanto

indra_harjanto@yahoo.com

Usaha Cuci Motor Nan Kian Mengkilap

cuci motor

cuci motor

Usaha ini tergolong mudah dan hanya membutuhkan modal relatif sedikit. Apalagi jika kita memiliki rumah dengan halaman luas dan bertempat strategis.

Apa Pengetahuan dan Keterampilan yang dibutuhkan ?

1. Standar kebersihan motor dan cara membersihkannya

2. Pengetahuan umum tentang sepeda motor. Terutama bagian mesin yang tidak boleh terkena air

3. Pembukuan sederhana. Untuk mencatat modal awal, operasional bulanan dan pendapatan

Apa saja yang dibutuhkan untuk memulai usaha Cuci Motor ?

1. Tempat dengan luas minimal 3 x 4 m untuk kapasitas 2-3 motor berjajar

2. Alat operasional : Pompa Air, Kompresor, sabun/sampo motor, sikat, kain lap (kanebo), pengilap cat motor, semir ban dan kuas untuk mengoles semir ban

paket-peralatan-cuci-motor

paket-peralatan-cuci-motor

3. Tenaga kerja. Minimal 2-3 orang. Salah satu sebagai koordinator untuk melayani pembayaran dari konsumen dan pencatatan di buku administrasi.

Sebelum memulai usaha Cuci Motor berikut beberapa kunci sukses yang harus diperhatikan.

1. Lokasi usaha harus strategis dan nyaman bagi konsumen untuk menunggu. Jangan takut dengan kompetitor, cobalah berpikir dari sudut pandang konsumen..tempat Cuci Motor seperti apa sih yang paling ideal ? tentu harus mudah ditemukan, tempatnya bersih, tempat menunggunya (kursi, meja) nyaman, mungkin bisa disediakan tv, dsb.

2. Cari dan latih tenaga kerja agar tetap semangat dan rajin bekerja. Jaga tingkah laku para pekerja agar tetap sopan dan berhati-hati dalam mencuci motor agar tidak timbul komplain motor jadi baret atau ada bagian yang rusak.

3. Terapkan sistem gaji pokok dan incentive bagi pekerja. Hitung incentive berdasarkan jumlah motor yang mereka kerjakan agar para pekerja terus semangat dalam mencuci motor.

4. Perhatikan jam kerja dan waktu istirahat makan para pekerja. Untuk menghindari sakit yang umum terjadi yaitu masuk angin…simpel sih, tapi kalau salah satu saja pekerja ada yang sakit pasti operasional usaha jadi kacau balau.

Nah, untuk membuat tambah yahuud n mantap…ada juga tips Promosi yang bisa membuat orang berbondong-bondong datang ke tenpat usaha anda.

1. Pertama n yang pasti buat papan nama atau spanduk (sebaiknya yang berbahan plastik) yang mencolok. Buat nama usaha Cuci Motor anda se-unik mungkin. Contoh : GP Motor Wash, Rossi Kumbah Motor, Cuci Motor Express 20 Menit

2. Tawarkan hal yang unik..yang membedakan usaha Cuci Motor anda dengan yang lain. Contoh : tambahan fasilitas semir ban, pengkilap jari-jari motor, jaminan cuci motor 20 menit selesai, dll

3. Buat aneka promosi untuk menarik konsumen baru. Seperti setiap orang yang datang sebelum jam 9.00 akan mendapat diskon 50% cara ini ampuh untuk menarik orang agar mencucikan motornya pagi-pagi sehingga orang lain akan melihat dan berpikir…wah, tempat Cuci Motor ini pagi-pagi sudah penuh dan ramai..pasti layanannya bagus, kapan2 nyoba ahh..

4. Kerjasama dengan institusi atau jaringan komunitas seperti…FIF (kredit motor) tiap orang yang kredit motor dapat potongan harga atau gratis cuci motor 1 kali, sebarkan promo gratis cuci motor/potongan harga kepada pekerja pabrik, dll

5. Buat seragam untuk karyawan anda. Jangan tanggung-tanggung, buat seragam yang cukup bagus..jangan cuma kaos oblong doang..kenakan juga sepatu boot dan sarung tangan. Seragam dapat meningkatkan rasa percaya diri dan rasa memiliki karyawan. Selain itu konsumen juga akan bertambah yakin karena usaha cuci motornya terkesan keren dan rapi

Usaha Cuci Motor ini juga bisa “ditumpangi” oleh usaha aji mumpung lainnya seperti :

- Menjual aksesoris motor : helm, sarung tangan, stiker, masker

- Jasa ganti oli dan servis motor

- Makelar jual beli motor second (untungnya juga lumayan lhoo)

- Jualan makanan ringan dan minuman (Teh Botol, Aqua) untuk konsumen yang sedang menunggu

Analisa Finansial
Modal Awal
Sewa Tempat 5,000,000
Renovasi Tempat 2,000,000
Peralatan 5,000,000
Total 12,000,000

Biaya Operasional
Gaji Pegawai 3 orang @ Rp. 500.000,- 1,500,000
Listrik dan Air 500,000
Sabun, sampo dan semir ban 100,000
Total 2,100,000

Pendapatan
1 hari 30 motor @ Rp. 5000,-
1 bulan = 30 hr x 30 x Rp. 5000,- 4,500,000

Keuntungan
Pendapatan – Biaya Operasional 2,400,000

Break Even Point 5 Bulan

Sarung Sepatu Anti Air di Musim Hujan, Uang Terus Mengalir

Meskipun hanya elemen kecil bagi pengendara motor, sarung sepatu anti air buatan Gunarso menguasai pasar Indonesia bahkan tembus Australia.

Ketika musim hujan tiba, para pengendara sepeda motor sering dibuat jengkel. Apalagi, jika saat itu si pengendara sepeda motor tengah dikejar waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, memaksanya untuk menembus derasnya hujan. Tak ada pilihan selain ‘berhujan ria’ dengan kondisi basah kuyup sesampainya di tempat tujuan.

Tetapi kondisi ini jelas merugikan si pengendara sepeda motor. Selain pakaian basah, sepatu pun bisa terkena dampaknya. Meski sepatu berada di bagian bawah tubuh, tetapi memiliki nilai ketika hendak bertemu relasi. Kondisi basah dan lembab, jelas bukan kondisi yang menyenangkan. Oleh karena itu, sarung sepatu anti air merupakan langkah tepat untuk mengatasinya.

“Keamanan dapat terjamin. Ketahanan dalam manufer berkendara tidak akan terganggu meskipun menggunakan sarung sepatu. Ukurannya yang all size, pengendara dengan leluasa dapat pindah dari gigi satu ke gigi lainnya secara mudah. Keamanan berkendara pun didukung oleh bahan bagian telapak sarung sepatu yang terbuat dari karet, sehingga bersifat elastis dan fleksibel. Bentuk pola teksturnya pun mengikuti sepatu aslinya. Jadi tak perlu khawatir terpeleset,” kata Gunarso.

Menggabungkan tempat usaha dengan hunian pribadi di Perumahan Bukit Rivaria Depok, Gunarso optimis usahanya memiliki peluang, meski terpengaruh faktor cuaca. Dengan analisa kasar bertambahnya populasi pengendara motor setiap tahunnya maka memberikan celah bagi sarung sepatu anti hujan. Belum lagi, masih jarangnya pengendara motor yang menggunakan sarung sepatu tersebut. Sedangkan, menurutnya, produk yang dibuatnya baru berkisar ribuan pasang, jadi dinilai tidak sebanding dengan populasi yang ada.

Sekalipun ada beberapa kompetitor di bisnis sejenis, ia tetap berkeyakinan, produk berlabel ‘DR’ mampu bersaing. “Pengguna lebih menyukai produk ‘DR’ karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Saya pun tak perlu khawatir, biasanya pesanan pun datang dari dealer-dealer motor terkenal. Namun, untuk labelnya diganti dengan brand motor tersebut. Mereka pesan biasanya untuk souvenir jika ada pembeli baru atau untuk hadiah,” terangnya yang menjual produknya seharga Rp 20 ribu per pasang..

Ditambahkan, untuk perawatan sarung sepatu sangat mudah. Hanya cukup dicuci dan dikeringkan di bawah panas matahari setelah digunakan. Ini untuk menghindari kelembaban akibat terkena air hujan. Rasanya, membuat dan merawat sarung sepatu anti hujan tidak sulit. Mau mencoba?

Menunggak SPP Kuliah demi Larva Bawal

Bety Rahmawati, Larva BawalDengan ukuran tak lebih besar dari jarum pentul, larva bawal bisa menjadi bisnis yang menggiurkan. Untungnya bisa puluhan juta per bulan. Anita Surachman

Selama ini orang hanya mengenal bisnis budidaya ikan bawal tawar atau pemijahan ikan bawal. Padahal di antara dua rantai itu ada celah bisnis yang menggiurkan, yakni sebagai pemasok larva ikan bawal. Segelintir orang yang mengetahui peluang bisnis tersebut adalah Bety Rahmawati, mojang Cianjur almumnus Institut Pertanian Bogor Jurusan Perikanan.

Dengan modal awal Rp 3.400.000.- Bety sudah bisa menjalankan bisnisnya. Sebagian modalnya digunakan untuk membeli 300.000 ekor larva, sisanya untuk biaya operasional. Dibandingkan dengan para petani yang membudidayakan bibit dan pembesaran ikan bawa, bisnis yang ditekuni Bety jauh lebih simpel dengan resiko jauh lebih kecil. Hasilnya? Bisa puluhan juta per bulan.

Kedekatan Bety pada bawal, bermula dari kebutuhan untuk biaya kuliahnya. Pada semester kedua ia menghadapi situasi ekonomi yang sulit, sampai ia dituntut untuk mencari biaya sendiri. Usahanya di bidang penjualan pakaian dan makanan ternyata tidak mampu menutupi. Bety pun memutar otak mencari peluang usaha supaya kuliahnya tidak putus di tengah jalan. Sampai kemudian ada yang mengajaknya usaha di ikan patin namun bisnis tersebut tidak berjalan mulus, terlalu banyak kendala yang dihadapi.

Pada akhirnya, ia bertemu dengan seseorang yang membutuhkan larva ikan bawal. Ternyata ikan bawal memiliki pasar yang lebih prospektif dibanding ikan tawar lainnya. Perputarannya bagus, cepat dan simpel. “Kata pak haji (pembudidaya bibit dan pembesaran ikan bawal-red): patin nggak butuh, tapi kalau larva bawal berapa saja saya duitin, hah!,” ucapnya menirukan Pak Haji,s alah satu pelanggan setianya. “Kalau begitu tinggal saya cari aja bandar besar di Bogor”, kata Bety dengan antusiasnya.

Beruntung ia bertemu dengan kakak kelasnya angkatan ke 28 yang memiliki farm besar di Bogor. Modal awal yang dimiliki diakui berasal dari penagguhan biaya kuliahnya. Keputusan menunda pembayaran SPP tersebut ternyata tidak sia-sia, karena penjualan itu berbuah sukses. Usaha Bety selanjutnya adalah memenuhi permintaan larva ikan bawal para petani ikan. Kini ia dapat memenuhi pesanan dari Cianjur, Subang, Tasikmalaya, Sukabumi, Parung, dan sebagainya. Saat ini daerah Cianjur memang lebih difokuskan untuk pemasokan, melihat domisili Bety yang tinggal di kota ini. “Permintaan dari luar daerah, bahkan luar Pulau Jawa banyak, tetapi saya hanya fokus di sekitar Cianjur saja.”

Ikan bawal air tawar atau colossoma macropomum adalah salah satu ikan unggulan budidaya perikanan air tawar. Kelebihan ikan bawal ini, ukuran badannya cukup besar, dagingnya gurih dan tidak banyak duri sedangkan dari sisi rasa, ikan bawal air tawar tidak kalah lezat dibanding ikan bawal air laut, dagingnya pun lebih padat dari ikan yang lain. Diakui oleh Bety, prospek dari bisnis pemasok larva ikan bawal ini sangat baik. “Prospeknya bagus, karena ikan dikonsumsi oleh orang banyak, selama orang masih suka ikan saya tidak akan berhenti berbisnis di ikan,” ujar Bety.

Untuk budidaya larva ikan bawal air tawar ada beberapa tahapan. Tahapan itu dawali dengan pemeliharaan induk. Umur mempengaruhi kualitas induk oleh karena itu induk harus berumur dua atau tiga tahun, semakin tua semakin bagus. Tahap berikutnya dilakukan pemijahan (perkawinan antara induk jantan dengan induk betina di suatu tempat), induk harus disuntik hormon opavrim (obat perangsang supaya ikan mudah memijah) terlebih dahulu, setelah itu dilakukan pengangkatan telur yang dilanjutkan dengan pemeliharaan larva, pengangkatan larva ke kolam pemeliharaan benih sampai umur 40 hari, kemudian dilakukan pemberian pakan, lalu diangkat kejaring apung dan dipelihara hingga empat bulan untuk bisa dikonsumsi pelanggan.

“Untuk memilih bibit ikan yang baik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, bibit harus sehat, bibit yang sehat dapat dilihat dari bentuk tubuhnya, bentuk siripnya, ketahanan tubuhnya, kemudian nafsu makannya, untuk kelengkapan seperti sirip kepala, punggung, dada, dan ekor, dapat terlihat setelah usia empat puluh hari. Sedangkan bibit larva bawal yang baik, bisa dilihat berdasarkan usianya, jika sudah masuk umur 7, 8, 9 hari atau seminggu keatas sampai umur ke 10, 11, 12 hari (maksimal) itulah yang bagus, berarti ikan sudah makan, pakan yang diberi untuk larva bawal ini disebut artemia (pakan alami yang instan),” kata Bety.

“Tekhnik pemberian pakan yang baik pada larva, mengacu pada beberapa cara seperti, pemberian makan dilakukan di aquarium sebab pemeliharaannya di dalam aquarium, larva ikan diberi artemia. Dalam menggunakan aquarium tidak boleh sembarangan, harus yang khusus, di ruangan tertutup, dan menggunakan pemanas (heater). Untuk cara tradisional dapat menggunakan kompor. Agar nafsu makan ikan baik, biasanya suhu air yang bagus untuk hidup larva dihangatkan dengan menggunakan kompor biasa. Caranya, ruangan ditutup dengan terpal sehingga suhu lebih panas, biarkan kompor menyala seharian (24 jam), dari ruangan yang berukuran 4×4 jumlah kompor yang diperlukan dua buah, cukup untuk 30 kotak aquarium. Satu aquarium berisi 70.000 ekor larva (tergantung ukuran aquarium), biasanya ukuran aquarium 50×30 cm,” papar gadis yang berusia 23 tahun, yang dalam beberapa bulan ke depan akan mengakhiri masa lajangnya ini.

Selain pemilihan bibit dan pakan, tentunya tidak boleh dilupakan juga cara pemanenan larva yang baik, gunakan corong dengan kain halus, air yang terdapat dalam wadah dikeluarkan sebagian hingga tinggal seperempatnya saja, ikan diangkat dengan serokan kemudian dipindahkan untuk dimasukkan ke plastik berukuran besar. Dalam satu plastik terdapat 200 ekor larva ikan. Satu ekor larva ikan bawal diberi harga 85 rupiah/ekornya, Induk yang gampang memijah biasanya menghasilkan banyak telur. Induk betina disuntik dengan hormon opavrim sebanyak dua kali Larva Bawalsuntikan, dengan waktu jedah 6-8 jam. Setelah itu disimpan dalam satu tempat berukuran 2×2 fiberglass hiblow (mesin air untuk fluktuasi agar telur ikan bawal tidak mengendap), setelah memijah dalam kurun waktu 24 jam baru telurnya bisa diangkat. Kemudian taruh di aquarium yang sudah dibersihkan dan dilengkapi aerator, beri air dan kasih anti jamur.

Untuk pemijahan perlu memperhatikan faktor alam, karena lingkungan, air, suhu, tanah, keasaman (PH), sangat berpengaruh. Saran dari Bety, daerah yang paling cocok untuk melakukan pemijahan adalah Bogor. Sedangkan untuk pembesaran baik dilakukan di luar Bogor seperti daerah Parung, Tasik, Subang, Sukabumi, Cianjur lebih dominan karena dekat dengan jaring apung. Musim kemarau masih menjadi kendala yang belum terpecahkan hingga saat ini. Karena di musim ini ikan sulit memijah, otomatis telur juga susah, larva sedikit, harga pun merangkak naik.

Bety mengaku, keuntungan yang didapat dari bisnisnya sudah bisa ia gunakan untuk membeli lahan farming, meski sekarang masih dalam tahap pembuatan. sedangkan dari hasil penjualan ikan, ia memperoleh keuntungan Rp 1 sampai Rp 3 per ekornya (berfluktuasi). Untuk pemesanan 70.000 ekor larva ia memperoleh keuntungan Rp 105 ribu. “Jika pesanan melejit penjualan sampai 6 juta ekor per bulan, sebaliknya jika kondisi pesanan sedang sepi hanya 2 juta ekor. Target pemasaran di Cianjur 20%, jika pemasarannya lebih luas, jelas omset saya akan makin besar,” ujar gadis yang akan segera mengoperasikan farm-nya di Bogor setelah menikah beberapa bulan ke depan.

Analisa usaha pemasok larva ikan bawal air tawar per 500.000 ekor
Pembelian
500.000 ekor larva @Rp.8,- Rp. 4.000.000,-
Biaya transportasi + pegawai + pulsa Rp. 150.000,- +
Rp. 4.150.000,-

Pendapatan 500.000 ekor larva x @RP. 10,- Rp. 5.000.000,-
RP. 4.150.000,- -
Rp. 850.000,-

Catatan:
–  Resiko kematian di larva lebih kecil dibanding pada benih, dari 100 kantong resiko kematian 10
kantong. Penyebab kematian biasanya karena udara dan mesin kendaraan yang panas, terlalu
lama disimpan juga beresiko kematian
–  Kendala yang dihadapi, adanya kematian benih pada saat pengiriman yang menyebabkan
kerugian, terhambatnya pembayaran dari konsumen, kesulitan mendapatkan benih.

– Solusi yang telah diusahakan, perbaikan pengiriman, pemberian batasan waktu pembayaran,
pemesanan benih minimal satu minggu dan pembayaran benih sebelum pengiriman, mencari
produsen benih bawal didaerah lain.

Rental Moto road race Mini, Omsetnya Tidak Sekecil Motornya

Jangan biarkan lahan Anda ditumbuhi semak belukar, jadikan sirkuit moto road race mini. Pada hari libur Anda bisa mengantongi Rp 700 ribu per hari.

Seringkali orang memiliki lahan yang tidak produktif dan hanya ditumbuhi semak belukar. Aset tidak produktif ini bisa diubah menjadi aset produktif tanpa terlalu banyak merogoh biaya. Salah satunya adalah mengubahnya menjadi sirkuit moto road race mini, seperti yang ditempuh Amir Yusuf, warga, Cibinong, Bogor ini.

Dengan memanfaatkan tanah kosong seluas satu hektar, dirinya nekat membuka usaha sewa motor mini, plus sirkuitnya, untuk anak-anak yang keberadaannya terbilang masih jarang. Ide membuat usaha rental motor dan sirkuit mini tersebut, sebenarnya bermula dari iseng-iseng. Awalnya, Yusuf melihat sang buah hatinya sering bermain motor mini berukuran 50 cc, setiap sore di area tempat pencucian mobil miliknya.

Saat mulai membuka rental moto road race mini ini, pria kelahiran 39 tahun silam tersebut tak sekaligus membeli banyak motor, tetapi merintis secara perlahan-lahan.”Pertamakali memulai usaha ini, saya hanya membeli dua motor mini, seharga Rp 2 juta. Tapi setelah berjalan sebulan, peminat makin bertambah, dan saya memutuskan untuk terus menambah motor,”ucap Yusuf yang kini telah mempunyai 11 motor mini.

Sistem penggunaan sewa motor mini tersebut dengan cara membeli tiket. Untuk satu tiketnya dijual dengan harga Rp7000. Dengan membeli satu tiket pengunjung yang kebanyakan anak-anak berusia 10-15 tahun itu bisa menikmati menjadi pembalap walaupun hanya tujuh kali putaran di sirkuit mini.

Rental Motor Road Race MiniSelain menyewakan moto road race mini dan sirkuitnya,Yusuf dan delapan orang pekerjanya tersebut juga menerima servis motor serupa yang rusak. Setiap minggunya, tempat usaha yang diberi nama Sirkuit Canchiel ini menerima 2-3 jenis motor mini yang akan diservis.

Bisnis ini memang terpengaruh musim. Namun secara keseluruhan prospeknya bagus. Apalagi jika sirkuit mini terletak tidak jauh dari perumahan-perumahan, yang kebanyakan merupakan keluarga muda dengan anak-anak yang belum beranjak dewasa. Dipastikan omsetnya tidak sekecil motornya.

Peluang Menyewakan Motor Mini dan Sirkuitnya

Bisa memanfaatkan lahan tidak produktif
– Tidak membutuhkan biaya yang besar untuk menyulap lahan tidak produktif menjadi sirkuit mini

– Pesaingnya masih jarang

– Bisa dibarengi dengan bisnis lain, misalnya berjualan makanan atau mainan anak-anak, karena pada hari libur banyak dikunjungi oleh anak-anak

Buka Taman Bacaan: sejak SMU pun bisa !

Tidak banyak di lingkungan kita, jiwa enterpreneurship (wirausaha) muncul di kalangan generasi muda, bahkan meski sudah menginjak bangku perkuliahan. Stereotip pandangan umum mungkin seperti ini: sekolah-kuliah-lulus-cari kerja di kantor atau perusahaan. Bahkan ada yang rela (yang sedang menganggur) dengan sabar mengirim puluhan hingga ratusan surat lamaran kerja ke berbagai pos lowongan kerja. OK, kita nggak akan permasalahkan hal tersebut lebih jauh. Silahkan bagi rekan-rekan tetap semangat, berdoa, berusaha, berharap hal terbaik yang diperoleh.

Berangkat dari renungan seperti itu, ada bagusnya dituangkan suatu ide-gagasan usaha, wirausaha atau bisnis yang bisa menjadi bahan masukan untuk kalangan muda, sejak usia SMU sekalipun, tanpa harus mengorbankan waktu dan menyita kegiatan utama mereka : belajar menuntut ilmu.
Ide wirausaha yang hendak penulis angkat adalah : “Taman Bacaan atau Persewaan Buku untuk Masyarakat”. Usaha jenis ini, seingat penulis telah lama dijumpai dan muncul sejak usia kecil. Bacaan yang tersedia waktu itu kebanyakan adalah komik, majalah anak-anak, novel remaja, atau karya sastra. Nah, di masa sekarang, ternyata usaha jenis ini tetap eksis dan bisa kita jumpai bermunculan di kota-kota besar (Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, dll).
OK, sekarang bagaimana bisnis ini bisa dijalankan oleh remaja SMU sekalipun? Dari mulai permodalan, administrasi, promosi, operasional dn manajemen, usaha ini bisa dijalankan oleh sekelompok orang/remaja kalangan usia tersebut. MODAL : coba 10 teman satu kelas berpatungan modal masing-masing sebesar Rp 500 ribu atau 1 juta. Modal terkumpul digunakan untuk : menyewa kios kecil, belanja furnitur sederhana (meja-kursi-karpet-rak buku), pebuatan plang nama usaha, dan (terutama) buat keperluan belanja buku-buku yang mau disewakan. Nah untuk operasional, tugas jaga kios sewa buku ini bisa dipakai aturan shift, bergiliran, semua member pemodal terlibat dalam menjalankan usaha ini. Asyik kan.

Undang semua murid satu sekolahan sebagai target pelanggan pertama (hehehe). Lengkapi koleksi pustakanya dengan buku-buku bermutu, apalagi kalau bisa menambah khasanah pengetahuan yang sedang diperlukan. Sambil giliran jaga kios, bisa juga sambil mempelajari materi pelajaran sekolah, atau mengerjakan tugas-tugas studi, ditunjang dengan adanya bahan-bahan tambahan dari buku-buku yang disewakan. [penulis pernah alami sendiri, ada materi pelajaran yang begitu sulit dipahami di bangku SMU, tetapi ternyata menjadi lebih mudah begitu membaca salah satu text-book untuk tingkat kuliah].

Tips : buat dekorasi tempat usaha yang nyaman dan menarik. Bila sewa kios belum memungkinkan, coba gunakan ruang salah satu anggota pemodal (kamar tidak terpakai, ruang teras, atau semacamnya). Syukur-syukur punya ruang cukup besar untuk memfasilitasi kegiatan dialog, bedah buku, ajang diskusi, dan lain-lain.
Coba koleksi buku seperti ini : komik anak-anak, kumpulan pemecahan soal ujian sekolah, majalah (umum), jurnal, tentang komputer, teknologi, karya sastra, text-book, penunjang materi pelajaran sekolah, kumpulan soal-soal ujian masuk perguruan tinggi, dll.

Demikian sekelumit gagasan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha semenjak usia remaja, semoga ada manfaat :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.